Sweeping Warnet dan penangananya

Posted on Updated on

Mungkin anda  punya rencana atau angan-angan (yang masih mimpi) kerkeinginan  membuka Warnet, ada beberapa hal yang harus  diperhatikan dan ini  penting yaitu kelegalan Software yang anda pakai (dalam hal ini Windows OS),tidak sedikit saat sweeping  software di warnet  oleh pihak microsoft  ditemui windows bajakan, yang  serinya ilegal, sebetulnya hal itu wajar bagi pemilik  sofware, dari satu sisi  pemakaian software bajakan  menjadikan  kerugian  pada  pengembang, tapi   menjadi promosi untuk kenaikan produk hardware  komputer secara legal dengan sofware  ilegal, dari  dari 100 pengguna  kemungkinan hanya 15  sampai  25 user  menggunakan  software legal, itupun kebanyakan hanya di  kontaran atau perusahaan besar.

secara  hukum pemakaian  software bajakan adalah aksi melawan hukum, kenyataan yang ada  software bajakan bukanlah sesuatu yang ilegal untuk di perjual belikan,tentunya dengan resiko :tanggung sendiri ya….., untuk pemakaian  pribadi  sofware bajakan merupakan  hal yang  biasa-biasa saja  apalagi  pada PC rakitan… yakinlah  hampir 99 % memakai  software bajakan,

ada ada  informasi yang salah  beredar dikalangan pemilik warnet tentang  pemakaian  software ilegal yang terlalu membesar-besarkan kondisi ini diperparah dengan  beberapa oknum yang sengaja  menciptakan kondisi yang tidak nyaman  di kalangan pemilik warnet.

Hati-hati jika ada Oknum yang mengaku berasal dari POLRI atau dari mana saja yang akan melakukan sweeping terhadap warnet anda. Karena saat ini banyak Oknum yang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai pihak yang berwenang untuk melakukan Sweeping  Software bajakan khususnya Windows. Untuk itu bagi anda yang berkerja sebagai Admin, Operator atau Owner Warnet harap waspada terhadap semua Oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Sebaiknya anda mengerti dan memahami prosedur atau tata cara dalam melakukan sweeping.

Berikut ini adalah prosedur yang perlu diketahui jika terjadi sweeping mengenai Windows Bajakan :

“Pihak POLRI TIDAK BERHAK Untuk mengambil komputer dari TKP kecuali TERBUKTI TERLIBAT dalam tindakan kriminal (praduga Tak bersalah)”. Misalnya dipergunakan untuk membuat CD/DVD bajakan itu sendiri, menjual software bajakan, mempubilkasikan secara umum (
bersifat komersial) seperti isilagu/ringtone MP3, toko menjual barangilegal ( hardware curian), credit card fraud, dll.

Proses PEMBUKTIAN KETERLIBATAN seseorang dalam tindakan kriminal yang menggunakan komputer membutuhkan waktu yang lama, termasuk melakukan pengintaian. Jadi, apabila ada POLISI yang berani masuk ke dalam warnet dan menyatakan harus menyita semua komputer yang ada berarti mereka adalah OKNUM yang tidak bertanggungjawab. Semua ada proses/prosedurnya. Mengenai pemakaian windows original, pernyataan di bawah ini diperoleh langsung dari pihak Microsoft Indonesia dan juga melalui perwakilannya, yaitu Magenta Sebagai tempat pendaftaran MSRA.

*Pertama*

Akan ada perwakilan dari pihak yang merasa berkepentingan ( misalnya Microsoft ) yang lebih dikenal dengan sebutan SURVEYOR datang melakukan SURVEY, BUKAN RAZIA/PENYITAAN !!!. Mereka wajib menunjukkan Surat Perintah Kerja ( SPK ) yang berisikan detail apa saja yang harus mereka kerjakan. User BERHAK melakukan konfirmasi dengan cara menelphone pihak microsoft
Indonesia atau Magenta tentang keberadaan surveyor di lapangan tersebut.

*Kedua*
Apabila surveyor mendapatkan penggunaan software bajakan, maka surveyor tersebut BERHAK meminta surat pernyataan dari user yang WAJIB diisi data sesuai dengan keadaan dilapangan oleh user.

*Ketiga,*
Pihak Microsoft/ MAgenta akan mengirim surat penawaran untuk menyelesaikan tindakan pelanggaran oleh user. Setelah user mengkonfirmasi tindakan yang telah diambil apakah memutuskan untuk
menggunakan Windows original atau beralih ke solusi freeware seperti LINUX, pihak Microsoft/Magenta akan mengirimkan kembali seorang Surveyor memastikan kebenaran di lapangan.

*Keempat,*
Apabila user tidak merespon penawaran dan atau setelah surveyor mendatangi kembali masih mendapatkan pelanggaran, maka pihak Microsoft/Magenta akan mengirimkan surat peringatan.

*Kelima,*

Apabila user tidak merespone surat peringatan, maka pihak Microsoft/Magenta akan memperkarakan secara hukum dan menyerahkannya ke pihak POLRI. Selanjutnya seperti proses hukum yang berlaku, POLRI akan mengirimkan surat panggilan pertama, kedua, ketiga dan apabila tidak direspon baru akan dilakukan penyitaan dan penyegelan tempat usaha.

*Catatan*

Diluar proses/prosedur di atas, User BERHAK mempertahankan kepemilikannya atas harta benda yang dibeli secara legal dan sebagai pembeli dapat memposisikan dirinya sebagai KORBAN. Tidak bisa suatu merk memperkarakan merek lain, misalnya Microsoft memeperkarakan Biling Explorer bajakan atau Norton Anti Virus Bajakan ( Symantec ). Hal tersebut merupakan etika merek dagang terdaftar ( Registered Trade Mark ) Internasional. Informasi ini dapat diperoleh melalui website Microsoft atau apabila kita mencoba mengaktifasi/ update windows bajakan.

PT Microsoft Indonesia
Tel: (62-21)2551-8100
Gedung Bursa Efek Jakarta
Fax: (62-21)515-4100
Menara II Lt. 18
Jl Jend. Sudirman kav. 52-53
Jakarta 12920 Indonesia

Terlepas dari masalah sweeping software ilegal, sebaiknya  pemilik Warnet yang masih memakai  software  ilegal mulai menjaga kemungkinan  untuk sweeping di tempat anda, sebaiknya anda  mulai  berpikir untuk bermigrasi  ke Open Source,

Hampir sebagian  pengguna internet yang di warnet jarang menggunakan aplikasi-aplikasi khusus, karena sebagian besar hanya mengecek email, chatting ataupun browsing, jadi sebenarnya tidak dibutuhkan aplikasi yang terlalu rumit  atau apalah yang justru  tidak akan dipakai.

Beberapa aplikasi yang selama ini sering dipergunakan dalam Warnet dan dapat digantikan oleh aplikasi open source / freeware seperti tertulis di bawah ini :

  1. Browser IE pada sistem operasi windows dapat digantikan dengan browser :
  1. FTP Client menggunakan Filezilla
  2. IRC Client menggunakan X-Chat 2
  3. Messenger Client menggunakan Gaim
  4. Perangkat Microsoft Office digantikan dengan OpenOffice.org
  5. Remote Client menggunakan Putty
  6. Aplikasi kompresi Winzip digantikan dengan 7-Zip.
  7. Mail client menggunakan Sylpheed-Claws ataupun Mozilla Thunderbird.
  8. Text Editor pengganti Notepad dapat menggunakan Crimson Editor.
  9. Anti Virus dapat menggunakan Clamwin Antivirus
  10. Winscp sebagai salah satu aplikasi secure copy (jarang dipergunakan oleh user warnet, kecuali usernya dalam kategori expert).
  11. Download Accelerator Plus sebagai Download Manager
  12. Winamp sebagai aplikasi MP3.
  13. Opera sebagai browser altenatif
  14. Yahoo! Messenger untuk pemilik account yahoo!

Beberapa trik yang dapat digunakan agar user dapat berpindah ke sistem operasi linux dapat dilakukan dengan cara

  1. Dual boot antara sistem operasi windows dan linux. Konsekuensinya membutuhkan hard disk drive dengan ukuran yang cukup besar karena akan menampung dua buah sistem operasi.
  2. Berikan discount khusus jika user menggunakan sistem operasi linux. Misalkan jika menggunakan Windows harga per jam 4000, maka jika menggunakan linux 3000 rupiah per jam
  3. Adakan hari-hari tertentu untuk ‘linux day’ dengan dibantu adanya teknisi/pemandu dan discount khusus
  4. Atau jika ada resource yang cukup, adakan pelatihan penggunaan aplikasi-aplikasi internet di linux.
  5. Dan masih banyak lagi yang lain tergantung inovasi dan improvisasi anda disetiap daerah :)

tapi  untuk open source sendiri belumlah  familiar  dikalangan  masyarakat  indonesia, sehingga pemakaianya masih terbatas, Tapi setidaknya dengan pemakaian  open source ini  bisa mengurangi biaya yang harus dikeluarkan (hal ini terlepas dari mahal atau murahnya harga software). Jadi sebenarnya alasannya harga aplikasi yang mahal bukanlah alasan yang tepat, karena masih tersedia aplikasi yang murah dan bahkan bisa dibilang gratis.

3 thoughts on “Sweeping Warnet dan penangananya

    anonymous said:
    03/17/2011 pukul 1:10 pm

    saya cmn mo bilang “great article”, setidaknya jadi tau kalo warnet ga bisa di sweeping polisi seenaknya, apalagi cmn masalah aplikasi bajakan.
    Jika secara hukum kasus pengambilan barang dari warnet oleh pihak yang berwajib dianggap kasus pidana, dan mereka memiliki hak tanpa adanya laporan dari yang dirugikan. Saya rasa pihak yang berwajib harus berangkat dari kantor mereka sendiri, tanpa harus berkeliaran mencari di luar saya yakin 100% di kantor mereka juga masih bnyk menggunakan aplikasi bajakan/pirate software.
    Untuk bebrapa kasus, seperti film porno… saya bisa memaklumi, tapi untuk software bajakan/pirate tolong yang sweeping bercermin dulu, jangan berkata sebagai penegak hukum kalo dirinya sendiri masih melanggar hukum. “anak menjadi nakal karena contoh dari orang tua, kalo penegak hukum-nya melanggar hukum, ya wajar saja jika masyarakatnya juga melanggar hukum”

    someone said:
    09/25/2010 pukul 12:00 pm

    mas luki ini kayaknya oknum juga nih… betul gak? ayo ngaku aja deh!!!!

    lucky said:
    08/20/2010 pukul 2:36 am

    By the Law prosedurnya bukan begitu mas, sebab kasus ii adl kasus pidana di mana polisi punya kewenanan sebagai wakil negara. Jadi, tidak ada proses menunggu perdamaian dulu seperti halnya kasus perdata ( antar individu ). Bahkan setelah diproses di kepoisian seharusnya tidak bisa didamaikan, hrs berlanjut ke pengadilan untuk ditentkan salah benarnya. Itulah pula, polisis tdk tergantung ada ato tidknya laporan/pengaduan dari microsoft/wakilnya, sebab scr hukum ini bukan delik aduan yg hanya bisa diprose jika ada aduan orang, tetapi ini delik biasa yg polisi wajib bergerak begitu mengetahui adanya tindak pidana. Komputer yg di sita adalah barang Bukti yg menjadi bagan dari pemeriksaan pengadilan. Dlm sistem semacam itu memang akan membuka peluang pemerasan, dan terus akan ketagihan jika pernah dituruti. Pra peradialn pun akan mentah sebab memang bukan posrsinya dan secara prosedural dibenarkan oleh undang2 yg berlaku. Mungkin perlawnan yg bs dilakuan adl jangan pernah mau kasi uang pd polisi dan biarkan perkara berlanjut lalu dilawan di pengadilan dg argmentasi yg rasional dan mengena shg hakim akhirnya paham jika UU hak Cipta ini zakelik hitam putih diterapkan mk hancurlah rakyatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s